Google

Friday, December 11, 2009

gnome global menu

aplikasi ini memang luar biasa. awalnya pengen pake ini karena mau bikin karmic jadi a la mac. awal2nya ciamik banget dech. the perfect desktop kalo buat gue mah. tapi entah kenapa, tiba2 sahaja avant-window-navigator ngga' mau muncul. padahal biasanya, cukup panggil pake alt+f2, si awn muncul. bermula dari ketidakmunculan si awn itu, akhirnya memutuskan untuk kembali ke format awal desktop. uninstall mac4lin, sampe menon-aktifkan emerald, sampe...menonaktifkan desktop effect *sigh*.

tapi bukan itu maksud tulisan ini. cerita ini tentang bagaimana si gnome global menu masih sajah menghilangkan menu2 pada aplikasi padahal si gnome global menu ini sudah di nonaktifkan. awalnya ngga' ngeh, kalo menu2 itu tetap menghilang. satu kali, saiah cuekin, mungkin karena belom direstart kali. tapi...ketika buka beberapa aplikasi, jeng jeng...semua menunya menghilang (doh).

bingung donq! kenapa yach, koq bisa begitu. tanya sana-sini sama om gugel, kedapetan ada yang juga pernah ngalamin hal yang sama. ada beberapa cara, tapi gue pilih satu cara, dimana cara memunculkan kembali menu2 pada aplikasi adalah, dengan meng-komen satu sintak, dan meng-ankomen satu sintak lainnya :D. file yang harus diedit adalah .gnomerc yang ada di folder /home. isi standarnya seperti ini,

# Uncomment to load the GTK module
export GTK_MODULES=globalmenu-gnome
# Uncomment to tell the GTK module to open a Gtk
# TreeView for all menus in the application you start.
# export GNOMENU_FUN=1
# Uncomment to disable global menu.
# export GNOMENU_DISABLED=1
# Uncomment to print a lot of debugging messages
# export GNOMENU_VERBOSE=1
# Uncomment to save the debugging messages to the given file.
# export GNOMENU_LOG_FILE=/tmp/gnomenu.log
# uncomment to disable the plugin for specific programs.
# export GTK_MENUBAR_NO_MAC="fast-user-switch-applet"

untuk memunculkan kembali si menu, yang saiah lakukan cukup dengan meng-komen baris,

export GTK_MODULES=globalmenu-gnome

menjadi,

# export GTK_MODULES=globalmenu-gnome

dan baris,

# export GTK_MENUBAR_NO_MAC="fast-user-switch-applet"

menjadi,

export GTK_MENUBAR_NO_MAC="fast-user-switch-applet"

jadi hasilnya seperti ini,

# Uncomment to load the GTK module
# export GTK_MODULES=globalmenu-gnome
# Uncomment to tell the GTK module to open a Gtk
# TreeView for all menus in the application you start.
# export GNOMENU_FUN=1
# Uncomment to disable global menu.
# export GNOMENU_DISABLED=1
# Uncomment to print a lot of debugging messages
# export GNOMENU_VERBOSE=1
# Uncomment to save the debugging messages to the given file.
# export GNOMENU_LOG_FILE=/tmp/gnomenu.log
# uncomment to disable the plugin for specific programs.
export GTK_MENUBAR_NO_MAC="fast-user-switch-applet"

setelah selesai, simpan, dan restart ulang ubuntu. daaaannn...jreng...jreng!!! semua menu sudah kembali ke tempat asalnya :). love it!

*err...ada yang tau kenapa avant-window-navigator bisa ngga' muncul?

Thursday, December 10, 2009

reminder - linux vaganza

Friday, December 04, 2009

Workshop Nasional Senayan Library Management

SLiMS – Senayan Library Management System, sebuah aplikasi open source berbasis web yang dirancang, dan dibangun untuk memberikan kemudahan kepada para pustakawan dalam menjalankan kegiatannya sehari-hari. SENAYAN yang dijadikan basis SLiMS adalah peraih penghargaan pertama pada INAICTA 2009 yang diselenggarakan oleh Depkominfo. Pemanfaatan aplikasi otomasi ini terbukti mampu meningkatkan kualitas layananan
perpustakaan menjadi lebih baik. Sedikitnya tercatat 98 lembaga melaporkan telah memanfaatkan SENAYAN, dan lebih dari 200.000 kali aplikasi ini diunduh lewat situs senayan.diknas.go.id. Lisensi open source juga menjadikan alasan penting bagi pustakawan yang memberikan kebebasan dalam menggunakan, mempelajarinya, dan mengembangkan lebih
jauh. Informasi lebih jauh tentang SENAYAN dapat di temukan di alamat situs http://senayan.diknas.go.id.

Dalam rangka meningkatkan perbaikan mutu layanan perpustakaan Indonesia, para pengembang SLiMS (Senayan Developers Community) bekerja sama dengan PT Gaia Eko Daya Buana mengajak Bapak/Ibu/Saudara untuk mengikuti kegiatan Workshop Nasional dan pelatihan SLiMS untuk Perbaikan Layanan Perpustakaan di Indonesia.

Workshop ditujukan kepada para pustakawan atau perorangan yang ingin memanfaatkan SLiMS untuk mengelola koleksi ditempat kerja. Materi workshop dirancang untuk membantu para peserta agar dapat segera mengaplikasikan SLiMS di tempat masing-masing. Dibagi dalam 10 (Sepuluh) modul dasar ditambah materi kustomisasi dan konversi data,
pengetahuan dasar perpustakaan akan sangat membantu peserta memahami materi dan panduan yang di sampaikan. Dalam pelatihan, peserta akan menggunakan versi terbaru SLiMS – atau juga dikenal dengan SENAYAN 3 stable 12.

Investasi workshop sebesar Rp. 4.500.000,- untuk paket menginap (A) dan Rp. 3.500.000, paket tidak menginap (B). Informasi lebih lengkap dapat diperoleh melalui halaman situs http://slims.gaia-db.com atau mengunduh brosur elektronik di halaman situs yang sama. Hubungi sekretariat workshop/panitia di nomor telpon 021-9480-8325 (Rian), fax 021-7406475, Hp 081316676154 (Soni) atau melaui email workshopslims@gmail.com. Daftarkan diri secepatnya dengan mengisi formulir terlampir, mengingat jumlah peserta dibatasi agar setiap peserta dapat dipandu langsung oleh para pengembang selama
berlangsungnya kegiatan.

*update

  1. Untuk institusi yang mengirimkan lebih dari satu peserta, mendapatkan bonus instalasi Senayan yang dilakukan tim Senayan Developer Community di institusinya termasuk integrasi dengan infrastruktur LAN. Plus modifikasi template OPAC agar sesuai dengan logo dan warna resmi institusi. Berlaku untuk institusi yang berada di wilayah Jadebotabek. Diluar jadebotabek, transportasi dan akomodasi ditanggung oleh institusi yang meminta, atau dilakukan via remote melalui internet.
  2. Jika ingin undangan yang dikustom "Kepada"-nya agar sesuai dengan kondisi institusi masing-masing, silahkan beritahu kami ke email workshopslims@gmail.com. Jangan lupa beritahu juga no faksimil (jika undangan cukup dikirim via email dan faksimil) atau beritahu alamat surat menyurat jika ingin undangan tercetak dikirim via pos. Semakin cepat semakin baik karena jika dikirim via pos akan butuh waktu beberapa hari.